---
title: Kesimpulan riset
intro: Apa yang sudah dan belum kita tahu dari riset.
updated: 1 Nov 2026
status: Draft
---

> [!IMPORTANT]
> **Kesimpulannya:** XSERIES punya format yang unik dan bintang besar, tapi semua kekuatannya hidup di kanal pinjaman. Info ada di story Instagram, tiket di GOERS, dan tontonan di kanal YouTube Games of Society. Belum ada tempat resmi yang menjelaskan aturan terbarunya, menyimpan ceritanya, dan mengumpulkan data fannya.

## Angka yang paling menentukan

```viz-stats
- 12 bln | Jeda antar-edisi | XS-2 Jan 2026, XS-3 Jan 2027 ([Timeline edisi](/research/timeline-edisi/)) | ink
- 16–15 | Skor final XS-1 | Lebih mirip basket daripada futsal, karena efek kartu ([Format & aturan](/research/format-dan-aturan/))
- 60,2K | Followers IG @xseries___ | Satu-satunya audiens yang benar-benar milik XSERIES ([Angka media sosial](/research/angka-media-sosial/))
- 0 | Data fan milik sendiri | Pembeli tiket ada di GOERS, penonton di YouTube ([Touchpoint digital](/research/touchpoint-digital/))
```

## Enam temuan utama

### Event-nya membesar, tapi jarang digelar

XS-3 pindah dari GOR UNJ ke Indonesia Arena dan menghadirkan Luís Nani, tapi digelar sekitar 8 bulan lebih lambat dari rencana yang dilaporkan saat XS-2. Artinya ada sekitar 12 bulan tanpa laga yang perlu diisi supaya fan tidak hilang. Sumber: [Timeline edisi](/research/timeline-edisi/#sinyal-skala).

### Aturan kartu adalah pembeda utama, tapi penjelasan resminya sudah usang

X Cards dan President Cards membuat skor bisa melonjak dan comeback selalu mungkin; ini yang membedakan XSERIES dari futsal biasa. Penjelasan resminya masih versi XS-1 ([Format & aturan](/research/format-dan-aturan/#aturan-kartu-berubah-antar-edisi)), dan penonton baru sulit tahu kartu mana yang sedang aktif ([Touchpoint digital](/research/touchpoint-digital/)).

### Kontennya sudah kuat, tapi tidak tersimpan

Reveal pemain dengan kartu remi, seri kedatangan bintang, rivalitas, dan repost dari akun pemain berjalan dengan baik. Post teratas mendapat 11K likes dari 60,2K followers. Masalahnya, semua ini tersimpan di story highlight yang tidak bisa dicari. Belum ada arsip roster, hasil, dan cerita tiap edisi. Sumber: [Audit konten Instagram](/research/audit-konten-instagram/), [Angka media sosial](/research/angka-media-sosial/), [Pemain](/research/pemain/).

### Audiens dan data fan masih dipinjam

Kanal terbesar, YouTube GOS dengan 241K subscriber, dipakai bersama Futsal Series dan IP lain. Pembeli tiket tercatat di GOERS, penonton di YouTube, follower di Instagram. XSERIES tidak punya database fan sendiri dan belum bisa menghubungi fannya secara langsung. Sumber: [Touchpoint digital](/research/touchpoint-digital/), [Angka media sosial](/research/angka-media-sosial/).

### Sponsor baru punya aset fisik

Aset sponsor yang terlihat hanya LED pinggir lapangan, backdrop press conference, jersey, dan poster. Belum ada aset digital seperti "presented by" di kartu, statistik, atau MVP. Sumber: [Sponsor & partner](/research/sponsor-dan-partner/).

### Mekanik kartu sudah dikenal, tapi belum ada liga lokal yang memakainya

Kings League dan Baller League sama-sama memakai kartu atau aturan kejutan. Audiens Indonesia sudah mengenal format Kings League lewat Kings World Cup Nations 2026, tempat Atta Halilintar memimpin tim Indonesia. Tapi belum ada Kings League Indonesia, dan kami tidak menemukan liga lokal lain yang rutin memakai mekanik kartu. Kings League besar tapi produknya tersebar di banyak app. Baller League punya satu situs yang rapi, dan strukturnya lebih cocok untuk 4 tim dan 4 laga per edisi. Fantasy berbasis kartu koleksi berisiko dianggap judi, jadi voting ringan lebih aman sebagai langkah awal. Sumber: [Competitor landscape](/research/competitor-landscape/), [Benchmark produk digital](/research/benchmark-produk-digital/).

## Yang masih belum kita tahu

Riset ini hanya memakai sumber publik per 1 Nov 2026. Pertanyaan berikut paling menentukan dan perlu dijawab klien lebih dulu:

- Aturan dan format: [F2](/research/pertanyaan-terbuka/#q-f2), [F3](/research/pertanyaan-terbuka/#q-f3), [V1](/research/pertanyaan-terbuka/#q-v1)
- Data yang hanya dimiliki klien: [D1](/research/pertanyaan-terbuka/#q-d1), [D2](/research/pertanyaan-terbuka/#q-d2)
- Arah bisnis: [S1](/research/pertanyaan-terbuka/#q-s1), [S2](/research/pertanyaan-terbuka/#q-s2)
- Batasan produk: [P1](/research/pertanyaan-terbuka/#q-p1), [P6](/research/pertanyaan-terbuka/#q-p6)

Daftar lengkapnya ada di [Open questions](/research/pertanyaan-terbuka/). Batasan metode riset ada di [Research log & metodologi](/research/log-riset/#batasan).

## Dari riset ke strategi

Arti tiap temuan untuk produk digital dibahas di [Opportunity map](/strategy/peluang/), [Tujuan](/strategy/tujuan/), dan [Fitur & prioritas](/strategy/fitur-dan-prioritas/).

> [!TIP]
> Lanjut ke Strategy, mulai dari [SWOT](/strategy/swot/). Kesimpulan akhir strateginya ada di [Ringkasan strategi](/strategy/ringkasan-strategi/).
